Oleh: husinaparin | Juli 12, 2009

Dokumen Khotbah Jumat ( RAMADHAN )

Hadirin kaum muslimin yang terhormat,

Bulan Ramadhan 1415 H telah tiba. Dalam sebuah riwayat Nabi SAW bersabda : رمضان شهر أمتى “Ramadhan adalah bulan umatku.” Bulan Ramadhan adalah satu-satunya bulan yang disebut di dalam Al-Qur`an. Allah SWT berfirman di dalam surah Al Baqarah ayat 185 dengan langtang menyebutkan nama bulan Ramadhan : شهر رمضان الذى أنزل فيه القرآن. Ketika Allah SWT berbicara tentang bulan Ramadhan, nampaknya minimal ada tiga pesan yang hendak disampaikan : 1. Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur`an yang menjadi petunjuk, penerang dan pembeda. 1.شهر رمضان الذى أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان 2. Adanya kewajiban berpuasa pada bulan Ramadhan bagi ummat Islam yang juga sebenarnya telah diwajibakan kepada ummat sebelum mereka. 2.فمن شهد منكم الشهرفليصمه 3. Peringatan tentang dekatnya Tuhan dengan manusia. 3.وإذا سألك عبادى عنى فإنى قريب Hadirin, Pesan pertama; Al Qura’an adalah petunjuk bagi ummat Islam. Apakah kita ummat Islam sudah menjadikan Al-Qur`an sebagai petunjuk dalam hidup dan kehidupan ? ummat Islam nampaknya menjadikan Al-Qur`an baru sampa pada batas membaca (tilawah) tapi belum sampai maksimal pada garis-garis haluan dalam hidup. Al-Qur`an dibaca di dalam bulan Ramadhan sebagi ibadah untuk meraup pahala, Alhamdulillah; dibaca ketika susah, tapi tak terbaca ketika senang. Dibaca ketika ada kematian; meskipun tak dihiraukan dalam kehidupan. Dibaca dengan lagu dan irama yang menyenangkan, sehingga Al-Qur`anpun dimusabaqahkan artinya dipertandingkan : Siapa yang paling merdu bacaannya : مسابقة تلاوة القرآن Siapa yang paling tepat hapalannya : مسابقة تحفيظ القرآن Siapa yang paling cepat pemahamannya : مسابقة فهم القرآن Siapa yang paling bagus pemaparannya : مسابقة شرح القرآن Siapa yang paling indah tulisan Al-Qur`annya : مسابقة خط القرآن Siapa yang paling dalam telaahannya : مسابقة تفسير القرآن Mudah-mudahan ini tidak hanya merupakan perhatian – formalitas, tetapi menjadi langkah konkrit ummat Islam dalam perjalanan menuju penghayatan dan pengalaman Al-Qur`an. Untuk menuju ke arah ini marilah kita memiliki Al-Qur`an dan terjemahannya, kita baca seayat-dua, kita jadikan I’tibar yang pada gilirannya mudah-mudahan kita dapat menjadikannya sebagai “HUDA”. Seorang penyanyi Inggris yang bernama Cet Steven, memeluk Islam karena membaca Al-Qur`an. Ia ubah namanya menjadi Yusuf Islam; katanya saya kira banyak orang Islam yang telah merugi dalam hidupnya, karena mereka belum mempelajari Al-Qur`an secara sungguh-sungguh. Al-Qur`an adalah inti ilmu pengetahuan yang berisikan bimbingan atau petunjuk yang benar bagi orang-orang yang bersedia memahaminya. Hadirin, Pesan kedua; ummat Islam diwajibkan puasa Ramadhan; puasa dimaksudkan untuk mencapai derajat taqwa; agar ummat terdidik dalam mengendalikan diri; pengnedalian diri inilah dewasa ini yang nyaris lepas. Dalam berpuasa, ummat Islam diharuskan menahan diri dari sumber keonaran bila lepas kendali; yaitu hajat perut dan nafsu seksual. Ummat ditatar agar menguasai perut dan seksnya, bukan dikuasai oleh keduanya. Berkatalah “Syekh Yusuf Al Qardhawi”. Banyak kaum muslimin bertingkah laku salah dan keliru selama bulan Ramadhan yang diberkahi ini. Mereka mengubah bulan mulia ini menjadi musim konsumtif, boros dan berfoya-foya. Seharusnya, kata beliau puasa Ramadhan justeru merupakan pendidikan jiwa, akhlak dan social kemasyarakatan. Tidak boleh kita mengubah ibadah dalam hidup kita menjadi kebiasaan perilaku yang menyelisihi prinsip-prinsip ajaran Islam. Termasuk kesalah pula, menurut beliau, bila seorang muslim meninggalkan pekerjaan dan urusan kehidupan sama sekali hanya untuk ibadah selama Ramadhan; hal ini ditolak oleh ummat Islam, karena berkerja tidak kurang pentingnya bagi manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Hadirin, Pandangan beliau ini rasanya layak untuk kita renungkan dan mudah-mudahan pada gilirannya kita dapat mengubah pola hidup dan pemikiran kita ke arah yang positif bagi manusia dan akhirat kita. Rasulullah SAW pun juga telah mengungkapkan : رب صائم ليس له من صيامه الا الجوع والعطش. “Berapa banyak orang yang berpuasa, tidak ada yang ia dapatkan melainkan lapar dan haus.” Inilah peringatan Rasulullah SAW terhadap umat yang berpuasa hanya sekedat menunaikan tugas, namun belum mampu mencapai hakikat puasa yang sebenarnya yaitu terbentuk pribadi yang bertaqwa. Hadirin, Pesan ketiga; di sela-sela pembicaraan tentang puasa Ramadhan, Allah SWT bicara tentang dekatnya Dia dengan hamba-hamba-Nya. Pada ayat 186; difirmankan : و إذا سألك عبادى عني فانى قريب ؛ اجيب دعوة الداع اذا دعان، فليستجيبوا لى وليؤمنوا بى لعلهم يرشدون. “Dan apabila hamba-hamba-Ku, bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” Kedekatan Allah SWT dengan kita manusia, inilah yang sering kita terlupakan oleh manusia-manusia di abad sekarang. Malah di Barat ada yang berani berkata Tuhan telah lama mati; “God was dead”. Bila manusia tidak merasakan keberadaan Tuhan, maka ia akan bertindak semaunya, maka terbukalah pintu malapetaka dalam hidup dan kehidupan ini. Perasaan adanya monitoring Allah SWT di dalam kehidupan perlu sekali ditumbuhkan, inilah yang disebut dengan muraqabatullah. Dan inilah yang diperingatkan kepada manusia dalam menyelesaikan problematika kehidupan. Selanjutnya dieperingatkan, manusia dalam menyelesaikan problemanya; jangan lupa meminta pertolongan kepada Allah SWT. Problema jangan diselesaikan sendiri. Mintalah kepada Allah SWT akan jalan keluar sambil berusaha. Inilah pesan-pesan yang perlu disimak sebaik-baiknya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: